Muda Kompas vs Deteksi Jawa Pos = Pelajar Jakarta vs Surabaya

Hipotesis : Karakter pelajar di tiap kota bisa ditentukan lewat koran pelajarnya.

Objek Penelitian : Suplemen remaja 2 raksasa koran di Indonesia

Analisis Data :

Pembanding Muda Kompas Deteksi Jawa Pos
Isi Cenderung serius dan ‘high-class’. Banyak mengulas tema2 seputar pelajar. Membahas kontroversi yang rada2 ‘berat’. Artikel sarat pengetahuan. Cenderung fun dan membumi. Banyak artikel hiburan. Tema2 yang diulas betul2 tren remaja. Artikelnya ringan. Tulisan2nya gila. Banyak humor.
Rubrik

Utama

Halaman khusus tim Muda dari SMA se-Indonesia, Polling pelajar SMP – SMA
Rubrik Tambahan Opini pelajar, curhat, komentar pembaca, liputan even remaja, artikel hobi, musik, pengetahuan, dsb. Klub buku, klub film, curhat khusus cinta, artikel musik, artikel mode, liputan even2 sendiri
Gaya Bahasa Tetap muda, hanya saja lebih baku Renyah dan ‘gila’
Tampilan Layout-nya agak kaku Layout-nya meriah
Keterbukaan Opini Terbuka. Semua pembaca bisa ikut mengirimkan artikel untuk dimuat di Muda. Kurang terbuka. Tidak menerima artikel ‘besar’, kecuali komentar singkat dan review kaset/film.
Keaktifan Even Kurang aktif. Jarang mengadakan even sendiri khusus pelajar. Aktif sekali. Setiap tahun mengadakan kompetisi basket, mading, jurnalis, dll khusus pelajar.
Bentuk Kuis Lebih banyak berupa ajakan untuk menanggapi suatu hot issue. Hadiah berupa barang (kaos, tas, pin, dll) Pertanyaan atau teka-teki kreatif, atau ajakan untuk memberi usulan ‘gila’. Hadiah lebih sering berupa fresh money.
Media online Friendster di muda@kompas.com Kayaknya nggak ada. Ada pun hanya situs DBL (kompetisi basketnya).
Image Serius nan cerdas Heboh nan gaul

Simpulan :

Pelajar JAKARTA itu serius, pintar, beradab, dan gemar berpikir.

Pelajar SURABAYA itu santai, heboh, gaul, dan gemar bermain.

BENARKAH BEGITU?

Hanya Kompas dan Jawa Pos yang tahu!

21 Komentar

  1. kesimpulan saya:

    Muda Kompas, wartawannya bukan anak muda. Cenderung formal, agak jadul, dan menyukai topik-topik yang ‘mereka pikir buat anak muda’.

    Deteksi JawaPos, emang wartawannya muda dan responden berita memang dari kalangan muda. Mereka mengerti apa itu semangat muda sampai ‘core’ nya, makanya topiknya gak berat, dan terkesan ‘gila.

  2. Pengakuan terbaru Tora Sudiro : Mendingan jadi GIGOLO daripada ikutan MLM

    Selengkapnya KLIK DISINI

  3. @suaranurani:

    Errr…setahu saya, pengisi halaman Kompas Muda memang anak-anak remaja (SMA) yang dipilih oleh redaksi Kompas. Saya nggak baca Jawa Pos, tapi saya kira formatnya serupa: beberapa anak sekolah dipilih oleh redaksi untuk mengisi halaman khusus itu dengan tulisan dan kreativitas mereka.

    Dan saya merasa anda kok meremehkan anak muda, seolah-olah remaja (yang benar-benar bersemangat muda sampai ‘core’-nya, kata anda) itu sukanya hanya yang ringan-ringan, ‘gak perlu pake mikir’, dan tidak peduli soal masalah lingkungan atau sosial di sekitarnya. Ayolah, banyak anak sekolahan sekarang yang pikirannya sudah tidak sedangkal itu kok.

    Kalau Jawa Pos memang atmosfernya seperti itu, berarti saya akan lebih memilih Kompas Muda yang menurut lebih saya bisa menunjukkan potensi kekuatan kaum muda.

  4. hmmm…

    knp ksimpulannya kyk gt?!

    haruskh qt m’justifikasi dan meng’genalisir’ sesuatu by its cover?!

    masa cm gr2 layout, content, de el el qt bs bikin conclusion sprti itu…?

    come on.. dont under estimate babe…

    masa remaja adl masa pncarian jati diri, jgn di’paksa’ u/ jd org cerdas (baca: sok cerdas n sok berat), salut bwt kompas yg m’cerdaskn ank bangsa, n maju trus bwt deteksi bwt apresiasi dn kontribusiny bwt dunia remaja… i believe u have done ur best..

    yuk, jd org bijak,, ktika qta mnganggap ilmu org lain dangkal,sbnrnya qtlah yg org yg paling dangkal pikirannya…

    salut jg bwt pnulis, mg2 bs jd kritik yg mmbangun 4 kompas n deteksi!! peace!! ^-^

  5. Menjadi DUTA PEACETECH, Kamukah Orangnya?
    Jika kamu tinggal di sekitar Surabaya,
    BACA ini!
    Mungkin KAMU yang kami cari..!!
    Kami mencari 30 orang pemuda (17-30tahun) yang dinamis untuk menjadi pendamping dalam bidang perdamaian, hak asasi manusia, multikulturalisme, dan pembangunan berkelanjutan. Pertemuan ini akan memberimu kesepatan untuk bekerja bersama pemuda-pemuda yang mempunyai komitmen dan berdedikasi dalam membuat perubahan dan menjadi bagian perubahan itu sendiri!

    PROGRAM KURSUS Untuk menjadi DUTA PEACETECH, kamu akan menjalani serangkaian kursus pelatihan dan workshop mengenai perdamaian dan konflik dengan materi :
    Dasar-dasar Perdamaian dan konflik
    a. Belajar bagaimana Islam mendukung toleransi.
    b. Belajar tentang pluralisme dalam kontek Islam.
    c. Belajar tentang sikap Islam terhadap prejudice (prasangka)
    d. Belajar tentang Islam dan konflik.
    e. Belajar tentang dialog dan resolusi konflik dalam kontek Islam
    f. Belajar tentang kepemimpinan.
    g. Menyadari keberadaannya sebagai pemuda Islam
    h. Belajar bagaimana membangun kesepahaman dan saling pengertian di sekolah atau lingkungan
    i. 7 Habits of Highly Effective People
    j. Cara Membuat Cover Letter/Resume/CV
    k. Job Interview
    l. Information Communication Technology (ICT) untuk advokasi perdamaian (Bagian Pertama)
    m. Menjadi Pemuda Progressif
    n. Belajar memahami hubungan Islam dan Kristen untuk transformasi konflik
    o. Belajar Memahami budaya islam dan non islam
    p. Belajar memahami konflik di Indonesia
    Keterampilan- Kursus ini tidak hanya menyediakan pengetahuan teori tapi juga memeberikan keterampilan untuk meningkatkan kemampuanmu dalam menjaga perdamaian di komunitasmu. Workshop akan fokus pada :
    • Keterampilan pemberdayaan dan kepemimpinan pemuda
    • Ketarampilan fasilitasi
    • Pengembangan organisasi
    • Pemberdayaan komunitas
    • Mobilisasi pemuda
    • Fasilitasi workshop dan dialog
    Kegiatan Alternatif – Salah satu aspek dalam kursus fokus pada sharing – mengakui persamaan dan menghargai perbedaan. Ini meliputi aktivitas seperti pembauran antara komunitas muslim dan non muslim, mengunjungi masjid, gereja, dan sekolah keagamaan. Kamu juga akan mendapat kesempatan untuk memfasilitasi sebuah live teleconference yang menyambungkan antara 3000 pemuda di Surabaya dan Banjarmasin.
    Trainer- Trainer kami adalah orang-orang yang telah memiliki banyak pengalaman pelatihan di bidang masing-masing. Pengalaman-pengalaman mereka ini akan membuat suasana belajar menjadi menyenangkan, atraktif, dan progresif.
    Catatan Bagi Pelamar
    Tujuan peacetech adalah untuk memberikan pengalaman yang luas dan menyeluruh pada peserta. Kursus ini bukanlah sebuah rekreasi. Dengan pengalaman luarbiasa yang didapat, kami harap peserta dapat bersungguh-sungguh untuk mau menyebarluaskan pengetahuan yang di dapat di kursus ke komunitasnya masing-masing.

    Siapa saja yang tertarik dapat mengajukan lamaran! Kami akan mempertimbangkan lamaranmu selama kamu dapat meyakinkan kami bahwa dengan mengikuti kursus ini kamu akan mendapat manfaat tambahan dalam hidupmu dan membantumu membuat sebuah perubahan.
    Kami akan menyaring pelamar melalui interview. Kursus 40jam ini GRATIS. Sertifikat akan diberikan pada peserta yang berhasil mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

    Catat Tanggal Kegiatannya!
    15 September : Seleksi administratif
    25 September : Pengumuman hasil seleksi
    10 Oktober : Technical meeting
    18-19 Oktober : Workshop I & II
    1-2 Nopember : Workshop III & IV
    15 Nopember : Video Conference 3000 Pemuda Surabaya- Banjarmasin
    22-23 Nopember : Workshop V & VI
    Bagaimana Cara Menjadi Duta Peacetech?
    Via Internet
    1. Buat Biodata singkat (Nama, Alamat, Telp,Email, URL,TTL,Agama, Asal sekolah/Kampus,pas foto)
    2. Tulis alasanmu ingin mengikuti kursus ini (1 halaman)
    3. Tulis artikel singkat mengenai
     Peran Dan Tantangan Pemuda Islam Di Indonesia
     Islam: Agama Perdamaian (Islam Rahmatan Lil’alamin)
     Inharmonic Religions (Ketidakharmonisan Antar Agama-Agama)
     Pluralisme Dan Multikultural Di Indonesia
     Diskriminasi Agama
    Aturan Penulisan :
     Artikel dapat ditulis dengan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris
     Artikel menggunakan bahasa yang baik dan benar serta mematuhi kaidah penulisan yang baku (ilmiah)
     Artikel ditulis maksimal 2 halaman kertas ukuran A4, font Garamon ukuran 12 dan spasi 1
     Margin kiri 3cm, sedangkan margin atas, kanan dan bawah masing-masing 2,5cm
     Jika diperlukan data-data & informasi pendukung lainnya, mohon dimasukkan dalam
    lampiran artikel
    4. Kirim email ke flajatim@yahoo.com dengan SUBYEK : LAMARAN DUTA PEACETECH

    Via Pos
    1. Copy formulir yang telah kami kirim ke sekolah kamu atau buat biodata singkat disertai pas foto 3x 4 dua lembar
    2. Isi formulir lengkap
    3. Tulis alasan dan artikel
    4. Kirim via pos atau antar langsung ke kantor kami.

    Lamaran terakhir kami terima tanggal 15 September 2008 pukul 16.00 WIB
    Karena keterbatasan tempat, kami hanya menerima 10 orang Muslim, 10 orang Kristiani, dan 10 orang Muslim/ Kristian

    Demikian, kami tunggu lamaran kamu…!!! Semoga sukses…!!!

    YAYASAN LINTA AGAMA
    Sekretariat: Jl Gayungsari Barat VI/3 Surabaya
    Telefax: 62 31 8274323
    Email: flajatim@yahoo.com

  6. yang jelas, Jawa Pos itu sangat dinamis….
    kompas terlalu mapan dan nggak dinamis,
    makanya, kompas sering mengekor jawa pos dalam inovasi dan kedinamisannya itu.
    misalnya, jawa pos dah jadi koran handy, kompas masih lebar n hitam putih, akhirnya ngikut deh seperti jawa pos
    lalu, rubrik deteksi jawa pos yang gaul, funny n fresh, akhirnya, kompas ngikut juga deh
    aku pernah dengar orang jawa pos bilang,
    yang buat jawa pos eksis dan berkembang pesat itu ya karena dinamis itu….
    kompas, pantesnya buat orang jadul n tua tua. ntar kalau orang tua-tua itu death, kagak ada yang baca deh

  7. hahahhaa…
    Hidup Deteksi
    Jawapos
    Surabaya

    U emang Keren

  8. jawa pos tu asyik buat segala umur. berita oke, tapi rubrik deteksinya gaul banget…. pokoknya siip deh buat seluruh anggota keluarga. taoi cerpennya kerang kalr ya..

  9. Untuk ukuran koran pelajar, deteksi jawa pos nggak asyik.
    Nggak inovatif. Mentang2 mau valentine yang diulas ttg valentiine. Mending kalo ada usul baru ttg gimana ngerayain valentine yang asyik gitu misalnya, eh ini mah ngebahas yang itu2 aja yang dari taun jadul juga orang udah ngeh. Nggak perlu baca koran toh orang juga tau valentine identik dengan cokelat, bunga, dress (buat cewe ya).
    No offense ya para deteksi lover….

  10. wah kok ribut amat y banding2 kan jawa pos n kompas.
    22nya koran besar. smw pasti ada kelemahan dan kelebihan.. y tinggal gmn kita ambil yang terbaik aza coy.
    ju2r gw dah pernah kerja ma anak2 deteksi Jawa POs asik2 az fun tapi bermanfaat.
    kalo Muda Kompas wah maaf banget dah g pernah baca Kompas lg.dah jarang disini hehehehhee

    pokokna te2p smangat aza buat ke2 kolom anak muda ini.kalo emang kalian bagus pasti akan bertahan lama n berjaya terus..

  11. Meskipun gw tinggal di JKT n jarang baca deteksi,scara kompas bnyk di JKT, tapi gw lebih suka kalo baca deteksi drpd muda..
    Ga tw knp,deteksi menurut gw lebih menarik cuy…

  12. SEPAKAT!! STOEDJOE! DetEksi emang mantaaaAAPP! Smart saja tidak cukup, tapi harus smangatt!! Buat apa smart/ cerdas tp kl tidak menyentuh dan memberi manfaat pada banyak aspek org muda?? Tp kl smangat, smart pun bisa dapat!!

  13. ude,,,DBL,DET CON uda jadi bukti kalo deteksi lebih baek ketimbang *ehem*

  14. hahahaha. saya tinggal di jakarta dampe sma nggak terlalu denger kompas muda. tapi asal masih muda, tinggal di surabaya, pasti kenal detEksi!

  15. detEksi pasti melibatkan pembaca banget lah. polling aja tiap hari udah bertaun2 tiap hari beda tema. belum modelnya, interaktif, cerpen, kru nya!

  16. deteksi sih seru,gokil, kreatif, jujur ya aku pernah gabung ma deteksi kurang lebih dua mingguan lebih. tapi yang bikin gak betah ed***rnya nyebelin.

    kalo kompas muda aku belum tau sih..

  17. to pipid: editornya yg mana? kebetulan aku pernah jadi editornya deteksi….

  18. Kita nggak perlu omongan, yang kita perlu hanyalah bukti
    Jadi siapapun yang tebaik, yang bisa nentuin cuma pembaca dan juga Tim juri koran Dunia🙂

  19. to Si Det.:
    Cieee… yang baru dapet penghargaan Newspaper of the Year, World Young Reader Prize 2011 dari asosiasi di Wina Austria.
    kangen deh ama Si Det. udah 3 tahun ga pernah ketemu, paling klo pulang kampung doang ke surabaya ru bisa baca DetEksi.
    kira2 bisa ga dimunculin di jakarta?

  20. Deteksi itu mantap🙂
    kami tim halaman remaja Radar Tarakan, Xpose , juga ber “kiblat” sama Deteksi dan minat pembaca Xpose jadi meningkat. Sukses selalu buat semua halaman remaja se-Indonesia, jangan saling menjatuhkan, tapi mari kita berkerjasama menjadikan remaja Indonesia remaja yang cerdas.

    Like fanpage kami, “Xpose Radar Tarakan” :
    http://www.facebook.com/pages/Xpose-Radar-Tarakan/153166194773302
    Follow Twitter kami, “Xpose Radar Tarakan”:
    @XposeRT

  21. kalo menurut saya masih bagusan Deteksi jawa pos…
    karena banyak event-event yang bikin pelajar jadi kreatif…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s